Tahapan dan jadwal lengkap pelaksanaan SNBT 2025

Jakarta (INFOSELEB) – Seleksi masuk perguruan tinggi negeri selalu menjadi perhatian besar bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025 menjadi salah satu yang paling dinanti.
Dengan sistem berbasis tes, seleksi ini memberi kesempatan bagi siswa untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) berdasarkan hasil ujian mereka.
SNBT sendiri tidak hanya mempertimbangkan hasil UTBK tetapi juga bisa disertai kriteria tambahan dari masing-masing PTN. Oleh karena itu, penting bagi setiap calon peserta untuk memahami tahapan seleksi ini agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tidak kehilangan kesempatan.
Pendaftaran UTBK SNBT 2025 akan resmi dibuka pada 11 Maret 2025. Proses seleksi ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dari registrasi akun hingga pengumuman hasil. Berikut adalah tahapan lengkap yang harus diperhatikan calon peserta.
Langkah pertama adalah membuat akun di portal SNPMB. Ini wajib bagi peserta untuk bisa mengikuti proses seleksi.
Peserta harus melakukan login SSO untuk memverifikasi dan memvalidasi data mereka sebelum melanjutkan ke tahap pendaftaran.
Memilih lembaga tujuan dan menentukan mekanisme pembayaran.
Setelah melakukan pendaftaran, peserta harus login kembali untuk mengunduh Kartu Peserta UTBK, yang menjadi syarat mengikuti ujian.
UTBK akan berlangsung dalam 1 gelombang selama 10 hari, dengan 2 sesi per hari di mulai dari 23 April hingga 3 Mei 2025.
Hasil UTBK dan kelulusan SNBT akan diumumkan pada 28 Mei 2025.
Peserta yang telah mengikuti seleksi dapat mengunduh sertifikat UTBK mulai 3 Juni – 31 Juli 2025 sebagai bukti hasil ujian mereka.
Semua tahapan dalam SNBT 2025 hanya dapat diakses hingga pukul 15.00 WIB pada tanggal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap calon peserta untuk memahami jadwal dengan baik dan tidak menunda-nunda proses pendaftaran maupun persiapan ujian.
Kesalahan kecil, seperti melewatkan batas waktu pendaftaran atau terlambat mengunduh kartu peserta, dapat berakibat fatal dan menghambat kesempatan untuk mengikuti seleksi ini.
Pewarta: Allisa Luthfia